Ada Tasbih di Hati Aisyah

Reading Day
πŸ“šπŸ“šπŸ“šπŸ“šπŸ“šπŸ“šπŸ“šπŸ“šπŸ“šπŸ“šπŸ“š

Resume : Siti rohmah
Judul Buku : Ada Tasbih di Hati Aisyah
Penulis : Wien Oktadatu Setyawati
Editor : Ambra
Penerbit : DIVA Press
Terbitan : I
Tahun Terbit : 2013
No. ISBN : 978-602-7640-58-0
Jumlah halaman : 414 halaman

Wahai pengeluh yang mengeluh bukan karena sakit, bagaimana jadinya engkau bila engkau menjadi sakit.
Tidaklah kau lihat duri di bunga mawar dan kau menutup mata atau oleh tetesan air di atasnya, tidaklah kau merindukannya? orang yang jiwanya tidak indah bisa melihat keindahan di alam semesta ( Elia Abu Mahdi)
———————————————

Seorang Aisya, tak lebih hanya sebuah mutiara yang tersembunyi dalam lautan kesedihan. Sangat tersembunyi hingga malaikat pun tak bisa melihatnya tanpa bantuan mata Tuhan. Tak ada satupun yang bisa membaca hatinya kecuali Tuhannya. Aisya hidup dalam riak hidupnya sendiri hingga akhir hayat.
Aisya, seorang wanita penderita kanker otak dan hemophilia, menjalani hidup dalam keluarga yang tidak harmonis, sangat tidak enak menjadi seorang anak yang harus tumbuh dalam badai konflik yang tak kunjung selesai. Tidak memilki tempat bertanya ataupun sekedar untuk bercerita tentang perubahan yang terjadi pada fisik dan emosional.
Depresi yang tak tertahankan membuatnya mencoba berakhir, namun takdir belum berucap.
Setelah puluhan butir obat tidur tak membuatnya berakhir, ia mencoba melintas dengan cepat di persimpangan jalan.
Mendadak mobil itu berhenti, ya mobil Abi yang akhirnya menjadi suami Aisya..
Abi, seorang pria penderita gagal ginjal akut dan kanker hati, hidup bergelimang harta dan wanita.
Pertemuan itu mengantarkan Abi ke jalan pertaubatan dan cinta.
Sejak itulah Abi mulai menemukan cahayanya kembali setelah sekian lama ia hidup dalam kegelapan dunia.

Suatu tabir nyata yang harus diterima Aisya, bahwa ia bukan anak kandung pasangan Bu Wina dan suaminya.. Adalah seorang simpanan Pak Bayu ayahnya Tony dan suami sahnya Bu Husna-lah ibu kandung Aisya.
Tidak hanya itu, ternyata Pak Bayu bukan adik kandung dari ayahnya Abi,
Sedih sakit menjerit pilu rapuh yang dirasakan Aisya,, Tapi juga melega ketika mengetahui bahwa Pak Bayu bukan adik kandung dari Ayahnya Abi, jadi ia Aisyah dan Abi boleh menikah karena mereka tidak memiliki ikatan sedarah.

“Sepasang yang rapuh” ya sebutan yang pas bagi pasangan Abi dan Aisya , bagaimana tidak , mereka samasama sedang menghidap peyakit yang amat serius. Seringkali mereka harus fight dengan nyawa, hingga takdir ikut turun tangan.

Abi kembali kepadaNya lebih awal dan berpesan kepada Aisya untuk kuat, ia harus bisa melahirkan pahlawan kecil yang mereka idam-idamkan.

Aisya sudah sangat ikhlas dengan segala resiko yang akan ia hadapi dalam persalinannya nanti. Aisya ingin menjadi ibu yang melahirkan kedua bayi kembar dari rahimnya dengan semua rasa sakit yang akan menjadikannya bangga menjadi seorang wanita.
Sepuluh menit Aisya berjuang menahan sakit mengeluarkan bayi kembarnya. Akhirnya, terdengar suara tangisan keras bayinya yang kedua. Tubuh bayi tersebut lebih kecil dibandingkan dengan kakaknya yang terlahir sepuluh menit sebelumnya.
Aisya tak kuasa menahan rasa sakit yang amat perih, wajah Aisya semakin pucat, dua kantong darah dipasang sekaligus untuk mengejar darah yang telah banyak sekali keluar dari rahim.
Namun, dua kantong darah itu sepertinya tidak bisa mengimbangi darah yang sudah terlanjur keluar , Aisya mengucapkan dua kalimat syahadat dengan lancar tanpa dibimbing oleh siapa pun.
Setelah mengucapkan kalimat syahadat, kini semakin redup sinar mata Aisya. Akhirnya, Aisya mulai menutup mata dan berhenti mengucapkan nama Allah.
Aisya menyusul Abi , yang ia lihat Abi dengan balutan baju taqwa putih nan bersinar wajahnya serta di dampingi oleh empat pengawal berjubah putih pula menemani selama proses kelahiran anak kembarnya itu, dan hanya Aisya yang melihatnya.

Aisya adalah wanita shalihah, tegar, dan dewasa dalam bersikap. Ia juga menjadi contoh calon istri shalihah, selalu bisa menyenangkan dan mententeramkan hati suaminya, serta sangat taat dan halus perilakunya.

Langit mendung memenuhi sudut jakarta saat jenazah Aisya akan dimakamkan tepat disamping makam suaminya. Suara tahlil dan lantunan ayat-ayat suci al quran terus menggema mengiringi jenazah yang kini mulai dibawa menuju makamnya.

Mungkin jasad boleh mati, tapi jasa yang ditinggal Abi dan Aisya terus mengalirkan rizqi suci dari-Nya.
Karya sastra yang Aisya rangkai semasa hidupnya, atas izin Allah SWT menggulang sukses dengan sejumlah uang bernilai ratusan juta dari hasil penjualan berupa novel-novel, cerpen, puisi karangan Aisya.. serta penerbit pun menginginkan membuat buku biografi yang menceritakan hidup seorang Aisya yang hidup dengan kanker otak, tapi memiliki sisi ketabahan dan kesabaran, juga telah sukses membuat karya sastra yang mampu menginspirasi para wanita.. Diterima oleh Pak Bayu yang kemudian diserahkan kepada ibu adopsi Aisya sebagaimana isi surat wasiat Aisya yang ingin agar uang tersebut digunakan untuk menyekolahkan Deka dan Rizky hingga selesai kuliah. Selebihnya, Aisya ingin agar jerih payahnya bisa dinikmati oleh kaum miskin dengan memberikan pendidikan gratis dan rumah singgah untuk anak jalanan.
Selain itu bisnis Abi pun kini dilanjut oleh Tony, kakak iparnya.

Buku yang sangat memotivasi, mengandung banyak nilai keagamaan yang kental, cerita cinta yang tak kalah romantis membuatnya cocok untuk dibaca dikalangan semua usia.

Official Account :
F : Komunitas Baca Pandeglang
T : @kbpandeglang
Ig : @komunitasbacapandeglang
B : kbpandeglang.wordpress.com
P : 0878-0835-1101 / 0896-5207-2631

πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’πŸ’’
Komunitas Baca Pandeglang
“Pandeglang Membaca, Pandeglang Cerdas”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s