Love Sparks in Korea

Readig Day
📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚

Resume  : Aam Al Azru
Judul Buku  : Love Sparks in Korea
Penulis  : Asma Nadia
Editor   : Isa Alamsyah
Penerbit   : AsmaNadia Publishing House
Terbitan  : ke 7
Tahun terbit  : 2015
No. ISBN  :978-602-9055-39-9
Jumlah Halaman :380
Halaman baca : 98


Rania – gadis kecil yang tinggal di pinggir rel kereta api dimana selalu ada gempa bumi kecil – kecilan yang rutin datang atau jemuran yang bisa kering juga bisa hilang. Tak terpikir baginya suatu hari akan berdiri di hadapan banyak orang. Rangkaian agenda dan talkshow mengisi hari – harinya sebagai penulis. Label jilbab traveler tersemat padanya. Mengingat hari yang telah dilalui. Dimana ujian menyapa, vonis berturut – turut dokter harus diterima.  Dengan satu kata : Kun! Allah menjawab do’anya.

Gadis kecil itu diterbangkan-Nya ke dua puluh lima Negara, seratus dua puluh kota di dunia. Ia ingin seperti Ibnu Battutah yang memulai perjalanan ke negeri dengan seribu kisah di usia dua puluh satu.  Dilain kesempatan dalam perjalanannya tak segan ia menjadi duta negaranya sendiri, bercerita tentang Bromo, Raja Ampat, Pantai Melawai dan banyak lagi. Setiap memasuki kota baru tak pernah lupa ia panjatkan doa yang pertama kali dikenalnya ketika bersama kedua orang tuanya  saat sampai ditanah suci.

Ya Allah, berikanlah kebaikan dari tempat ini, dan dari orang – orang yang berada di dalamnya. Dan jauhkan hamba dari keburukan tempat ini, dan keburukan orang-orang yang berada di dalamnya.

Bagi Reina sebagai seorang solo Backpacker tak ada rasa takut yang menyelinap, selama doa tak meninggalkan dada. Traveling sendiri upaya mencari pengalaman dan ilmu, seperti prinsip Battutah. Bukan ikhtiar mencari jodoh. Di Khatmandu Ransel Reina di bawa lari penjambret. Bergegas ia berteriak dan mulai mengejar. Lelaki bermata sipit ikut mengejar dan menolongnya. Di lain waktu saat menikmati pemandangan sunrise yang begitu indah, ia di pertemukan kembali dengan lelaki itu bersama teman – temannya yang kemudian ia ketahui bernama Hyun Geun, Jeong Hwa gadis korea yang tak ingin jauh dengan Hyun Geun dan Alvin yang ternyata orang Indonesia. Salahnya meninggalkan penginapan dengan perut kosong, kini ia terlihat lemah lagi di depan lelaki itu. Mengatakan bahwa ia baik – baik saja, namun keringat mengucuri pelipisnya dan bibirnya terlihat semakin pucat. Reina lemas terhuyung dan kehilangan kesadaran dirinya.

Kesadarannya sudah pulih walau lemas masih terasa. Berniat tetap kembali ke penginapan sendiri. Namun Hyun Geun – lelaki yang menekuni black and white photograpy tidak membiarkan itu terjadi. Sore harinya Hyun Geun melihat Reina saat menikmati sunset. Dibidiknya Reina, kali ini ia memutuskan bahwa Reina layak mendapatkan warna dalam kameranya. Tertarik mempelajari fotograpi membuat Reina berhenti menepis uluran persahabatan Hyun Geun dan Alvin. Meraih handphone yang berdering membuat raut gadis itu berangsur mendung. Kabar dari tanah air mengejutkannya. Kenangan akan papanya seketika tumpah. Sesuatu telah menimpa lelaki yang selama ini menjadi imam bagi keluarga mereka. Ronanya pias. Air mata bersusulan membasahi pipi. Papa tidak boleh pergi dengan cara seperti ini. Tidak saat ia berada begitu jauh.  Ia masih ingin melihat papa.

Official Account
F : Komunitas Baca Pandeglang
T : @kbpandeglang
IG: @komunitasbacapandeglang
B: kbpandeglang.wordpress.com
P : 0878-0835-1101/0896-5207-2631

💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢
Komunitas Baca Pandeglang
“Pandeglang Membaca, Pandeglang Cerdas”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s